XYO Network baru-baru ini mengungkapkan rencana mereka untuk mewujudkan masa depan Web3 dengan konsep Sovereign Internet atau Internet Berdaulat.
Selain itu, pihaknya juga memperkenalkan Inisiatif Build the Future mereka, sebuah program yang dikemas dengan peluang bagi semua orang untuk menggunakan teknologi Web3, memungkinkan siapa saja untuk menggunakannya, baik pengembang atau bukan.
Menurut rilis pers, Sovereign Internet menawarkan lingkungan di mana interaksi online pengguna terbebas dari pengawasan pusat, sehingga dapat bergabung ke dalam jaringan user-to-user yang intuitif. Teknologi berbasis node XYO ini menempatkan pengguna di garis depan, yang diklaim dapat menghadirkan era internet baru yang memperkuat otonomi pengguna yang belum pernah ada sebelumnya. Ini menandakan bahwa masa depan internet telah tiba dan membentuk kembali dirinya sendiri di sekitar konsep desentralisasi.
Dengan Inisiatif ini, XYO menyambut pengguna ke Sovereign Internet mereka, di mana keamanan, keterbukaan, dan kontrol mutlak ada di tangan pengguna. XYO Network optimis dapat meruntuhkan penghalang antara dunia Web3 yang kompleks dan pengguna digital sehari-hari. Ini bukan hanya tentang meningkatkan perangkat pengembang, melainkan juga seluruh gerakan yang bertujuan untuk mendemokratisasi kekuatan Web3, memungkinkan orang-orang dari semua lapisan masyarakat untuk memanfaatkan potensinya. Hal ini dimulai dengan Platform XYO Node dan Program Builder Bounty.
Dunia digital semakin meluas dengan perilisan Platform Node yang akan datang pada awal 2024, yang diyakini dapat menciptakan pengalaman baru bagi pengguna dengan teknologi. Web3 Platform Node akan memberikan akses instan ke rangkaian dApps untuk pengguna di seluruh dunia, yang menampilkan aplikasi native XYO seperti Node Health dan Settings, belum lagi profil yang dibuat khusus dan mini-game rahasia. Peluncuran ini juga akan menandai debut dari XYO Builder Bounty Program yang sangat dinanti-nantikan.
Builder Bounty Program menawarkan kesempatan pengguna untuk berkembang dan menjadi pemimpin dalam komunitas XYO Web3. Para peserta, terlepas dari keahlian pengembangan mereka, dapat berkontribusi ke jaringan dan menerima hadiah berdasarkan kontribusi mereka. Program ini mencakup berbagai tugas, mulai dari pemrograman dasar bagi mereka yang baru di bidang ini, hingga proyek yang lebih kompleks seperti mengadaptasi teknologi XYO ke dalam bahasa pemrograman baru untuk pengembang berpengalaman. Selain itu, bagian dari program ini akan memungkinkan non-pengembang untuk terlibat dengan XYO Platform Node, menawarkan mereka kesempatan untuk mendapatkan aktivitas dan lencana beruntun.
"Inisiatif ini memajukan teknologi Web3 untuk semua orang. Komitmen kami adalah untuk meningkatkan dan mengatur data untuk internet baru yang diciptakan Web3, dan untuk mendorong batas-batas apa yang mungkin terjadi di ruang terdesentralisasi," kata XYO dalam sebuah pernyataan.
Apa Itu XYO?
XYO Network adalah protokol inovatif dan teknologi berbasis node yang menggabungkan blockchain dan kriptografi untuk memberikan data sovereignty, data provenance, dan data permanence untuk semua jenis data dengan segala jenis tujuan. XYO didirikan pada tahun 2018.
Platform ini terdiri dari modul XYO, yang merupakan akun atau wallet dengan sovereign ledger dan kemampuan untuk membuat dan menandatangani Bound Witnesses. Buku besar yang canggih ini adalah kunci untuk menyediakan jejak audit yang tak ternilai dan dapat dipercaya untuk data, memastikan transparansi dan keamanan di dunia digital.
XYO menggunakan $XYO sebagai token ekosistemnya, yang memberikan insentif bagi partisipasi dalam ekosistem XYO dan dapat diperdagangkan di berbagai crypto exchange.
Adapun XYO memperkenalkan tiga komponen utama untuk jaringannya, di antaranya:
- Data Provenance, yang memungkinkan asal-usul data disimpan di jaringan dapat diverifikasi dan dilacak dari sumber ke tujuan, untuk mencegah manipulasi, penipuan, dan informasi palsu.
- Data Sovereignty, yang memberikan pengguna hak untuk memiliki, mengontrol, dan menyimpan data yang mereka hasilkan.
- Data Permanence, yang menjamin keberlangsungan data dari waktu ke waktu dengan mempertahankan kualitas dan keaslian.
Teknologi dan tool XYO menyediakan fondasi data yang solid yang dibutuhkan Web3 untuk internet baru yang berdaulat. Teknologi ini mengembalikan kedaulatan kepada pengguna, merangkul visi awal internet yang terdesentralisasi, aman, dan berpusat pada pengguna, sambil membangun kepercayaan pada keakuratan dan keandalan data.
Sebagai Solusi AI
Kecerdasan buatan (AI) tidak diragukan lagi menjadi teknologi yang paling canggih dan paling diandalkan saat ini. Pasalnya, AI telah banyak digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Namun, AI masih memiliki keterbatasan tertentu yang membuat penggunanya tidak dapat sepenuhnya bergantung pada teknologi ini.
Saat ini, AI masih bergantung pada data untuk menghasilkan dan menjawab perintah, di mana data yang diberikan belum tentu akurat. XYO mengklaim bahwa jaringannya dapat mengatasi kelemahan tersebut dengan menggunakan teknologi zero-knowledge proof (ZK-proof) secara on-chain untuk ekosistem kriptografi. Dengan demikian, data dapat diverifikasi sepenuhnya dan memberikan keaslian data yang hampir sempurna.
Dalam hal keamanan dan privasi, Proof-of-Origin Chain XYO menggunakan ZK-proof untuk memverifikasi data dunia nyata tanpa perlu mengungkapkan data yang mendasarinya.
Selain itu, XYO memungkinkan pengambilan data dari dunia fisik, sedangkan AI masih terbatas oleh kumpulan data dan model data yang biasanya terbatas pada data online. Untuk integrasi dengan AI, kumpulan pembelajaran yang disimpan oleh XYO memungkinkan AI untuk menyertakan atau mengesampingkan data berdasarkan sumbernya.
Pencipta dan pemilik data memiliki kontrol penuh untuk memutuskan apakah ingin menyertakan atau mengesampingkan data mereka dari kumpulan data AI.
Kenali lebih jauh tentang XYO.