JPMorgan mengungkapkan bahwa pergerakan impulsif dari investor ritel memainkan peran utama dalam reli kripto yang terjadi pada bulan Februari ini, dibandingkan dengan partisipasi investor institusional.
"Mirip dengan ekuitas, kami menemukan bahwa dorongan ritel ke dalam crypto rebound pada Februari, sehingga kemungkinan bertanggung jawab atas reli pasar kripto yang kuat bulan ini," Tulis analis JPMorgan yang dipimpin oleh Nikolaos Panigirtzoglou dalam sebuah riset, seperti yang dikutip dari The Block, Kamis (22/2/2024).
Analisis aliran Bitcoin (BTC) kumulatif on-chain menunjukkan adanya dorongan dari investor ritel, dengan membedakan antara wallet kecil dan besar, serta memantau arus masuk dana ke Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin spot di Amerika Serikat.
Bitcoin (BTC), aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, telah mengalami lonjakan harga hingga 27% selama satu bulan terakhir, menurut data CoinMarketCap.
Menurut para analis, minat dari investor ritel terhadap kripto juga meningkat menjelang akhir 2023, dengan momentum yang besar terlihat di pasar saham selama kuartal keempat tahun lalu.
Lonjakan ini diperkuat oleh laporan triwulanan dari perusahaan broker tradisional seperti Block, PayPal, dan Robinhood, yang menyediakan perdagangan kripto dan layanan kustodian kepada pelanggan ritel. Ketiga platform tersebut mengalami peningkatan aktivitas perdagangan dan arus masuk investor selama kuartal terakhir 2023.
Selain itu, crypto exchange Coinbase juga melaporkan peningkatan aktivitas perdagangan di antara investor ritel selama periode tersebut.
Kebangkitan dorongan investor ritel ini terjadi sebagai antisipasi terhadap tiga katalis kripto utama dalam beberapa bulan mendatang, termasuk peristiwa Bitcoin Halving, upgrade Dencun Ethereum, dan prospek persetujuan ETF Bitcoin spot oleh SEC pada Mei.
Analis JPMorgan menyatakan bahwa dua katalis pertama sebagian besar sudah diantisipasi, sementara pihaknya hanya melihat peluang 50% untuk katalis ketiga.
Di samping itu, indikator lain juga menunjukkan minat dari investor ritel terhadap kripto, seperti meningkatnya popularitas token AI dan memecoin, yang mengalami lonjakan dalam kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan selama Februari.
Baca juga: Inflow Mingguan ETF Bitcoin Spot Sentuh Angka Rp37 Triliun